Pengertian Dan Fungsi Root Pada Android

Pengertian Dan Fungsi Root Pada Android

Pengertian, Fungsi, Kekurangan dan Kelebihan Root Pada Android -  Saat ini sangat banyak sekali pengguna smartphone Android karena fungsi dan kemampuannya hampir menyaingi perangkat komputer dan selain itu harganya pun sudah sangat terjangkau bahkan untuk kalangan pelajar, nah makanya sekarang banyak sekali forum-forum, blog, ataupun group di sosial media yang membahas tentang Android ini, baik masalah spesifikasi, harga, jual beli ataupun mengembangkan aplikasi.

Tapi tidak sedikit juga orang yang belum mengerti betul tentang Android bahkan hal-hal dasar yang harus diketahui dari Android, seperti Apa itu Root ?, kekurangan dan kelebihan Root, Pengertian CWM, Pengertian Kernel, dan lainnya. Pertanyaan-pertanyaan seperti itu pasti sering muncul bagi yang baru mengenal Android. Nah di postingan kali ini saya akan membahas tentang root pada Android di blog OMklik ini.

Pengertian Root Pada Android

Fungsi root Android adalah untuk memberi hak akses secara "penuh" kepada pengguna Android untuk dapat masuk ke sistem Android. Dengan melakukan Root, pengguna dapat menambah, mengurangi aplikasi, maupun me-modifikasi file-file atau data-data yang terletak pada sistem Android yang bila dalam keadaan standar (belum root) file-file tersebut tidak dapat di akses. Bila dianalogikan sistem operasi komputer Windows, fungsi root Android adalah memberikan hak administrator kepada pengguna. Dengan melakukan root Android tidak serta merta akan menaikkan performa atau kemampuan ponsel Android. Rooting Android sama seperti “membuka pintu” bagi kamu untuk mengembangkan sistem operasi ini.

Kenapa Pihak Android Tidak Memberi Akses Root Sejak Awal?


Hal ini bertujuan untuk melindungi sistem operasi Android secara keseluruhan. Jika pengguna secara tidak sengaja maupun sengaja mengubah atau menghilangkan satu atau beberapa file sistem, maka dapat menyebabkan kinerja handphone atau tablet menjadi tidak stabil, rusak dan yang paling parah brick atau handphone tidak dapat menyala, oleh karena itu pengembang Android membatasi akses ke file sistem, Karena memang ada resiko-risoko yang mungin terjadi pada anroid kita, maka kita juga harus hati-hati menghapus, memodifikasi, ataupun merubah file system pada android yang sudah di root.

Kekurangan Root Pada Android

1. Garansi hilang
Kenapa rooting Android bisa menghilangkan garansi? 
Root itu diibaratkan seperti “segel garansi”. Analoginya seperti ini, apabila Anda membeli komputer buatan pabrik (bukan komputer rakitan), biasanya akan dilengkapi dengan segel atau stiker garansi. Segel ini biasanya akan rusak bila kita membuka casing computer. Jika kita ingin meningkatkan kemampuan komputer, misalnya dengan mengganti kartu grafis komputer dengan yang lebih baik, otomatis kita harus membuka casing komputer dan secara otomatis akan merusak segel garansi. 

Apa dengan membongkar casing akan menyebabkan komputer menjadi rusak? 
Tentu saja tidak. Namun, jika terjadi kerusakan apakah akan menghanguskan garansi? Sudah jelas, karena pihak service center melihat bahwa segel garansi telah rusak dan memberi vonis bahwa komputer rusak karena dibongkar, padahal kerusakan disebabkan faktor lain.

Sama halnya dengan root Android. Jika android kamu mengalami kerusakan, misalnya speaker tidak berbunyi dan Anda membawa ke Service Center dengan kondisi ter-root, maka ada kemungkinan klaim garansi akan ditolak dan dikatakan bahwa ponsel rusak akibat proses root, padahal sebenarnya tidak. 

Namun sebenarnya Anda tidak perlu terlalu khawatir, berbeda dengan segel garansi, proses root dapat dibalikkan atau ponsel dikembalikan ke kondisi awal. Proses ini dinamakan Unroot. Jika proses unroot dilakukan, maka secara otomatis garansi akan berlaku kembali.

Catatan : Bila ingin membawa HP ke service center, selain dilakukan unroot, sebaiknya lakukan juga factory reset (menghilangkan semua data dan aplikasi yang terinstall)

2. Masalah Keamanan
Sebenarnya untuk yang satu ini masih belum pasti dan masih menjadi perdebatan. Dikatakan bahwa dengan melakukan Root, maka aplikasi-aplikasi malware seperti virus atau Trojan dapat dengan mudahnya masuk ke file sistem dan melakukan pengrusakan atau melakukan pencurian data-data pengguna. Namun demikian, sebenarnya walaupun Android tidak di root, apabila pembuat virus memang “berniat jahat”, maka tanpa root pun, aplikasi virus dapat dengan mudah mengakses sistem file, jadi untuk yang satu ini saya rasa engga terlalu berpengaruh.

Kelebihan Root Pada Android

1. Dapat Menginstall Semua Aplikasi
Banyak sekali aplikasi yang sagat berguna untuk Android kita, seperti mengoptomalkan android, melega-kan RAM, mempartisi memori eksternal, menginstal aplikasi di memori external, merubag icon, merubah tampilan status bar, dll. Dan semua aplikasi seperti itu pasi membutuhkan akses root untuk mengakses file system, karena jika dalam kondisi bawaan (belum root), kita tidak diizinkan atau tidak memiliki akses untuk memodifikasi android bagian system sehingga kita hanya bisa memasang aplikasi standar saja.

Contoh aplikasi yang membutuhkan akses root :
  • Link2SD - Berfungsi untuk mengatur lokasi saat ingin memasang aplikasi, jika bawaannya kita menggunakan memori internal untuk memasang aplikasi, maka dengan Link2SD ini kita bisa mengaturnya agar saat pemasangan aplikasi tersimpan di memori external, sehingga membuat memori internal lega dan Android kamu pun akan lebih optimal.
  • Greenify - Berfungsi untuk menghibernasi aplikasi yang berjalan di latar belakang, sehingga akan me-minimalisir penggunaan RAM pada Android kamu.
  • dan masih banyak lagi

2. Bisa Menginstall Custom ROM
Custom ROM adalah sistem operasi Android kustom (alternatif) atau bukan buatan vendor ponsel. Custom ROM dikembangkan oleh komunitas penggemar sistem operasi Android. Jadi penjelasan sederhanyanya itu kita bisa mengganti "keseluruhan" softwere dalam android kita, dari mulai tampilan, fitur, navigasi (bisa jadi). contohnya saya menggunakan Galaxy Wonder dengan ROM bawaan yang sederhana, lalu saya memasang ROM Xperia, maka semua tampilan dan di android saya pun "hampir" mirim dengan yang ada di Xperia.

3. Bisa Melakukan Pengaturan Secara Maksimal
Salah satu pengaturan yang dapat dilakukan adalah overclock processor. Dengan melakukan overclock, processor dapat “dipaksa” kerja lebih cepat dari kecepatan bawaannya yang secara keseluruhan dapat meningkatkan kinerja ponsel. Namun demikian, overclock dapat memperpendek usia processor, membuat baterai lebih boros dan cepat panas dan juga ada kemungkinan menyebabkan sistem menjadi tidak stabil.

Catatan : Pada umumnya, dengan hanya melakukan root saja, Anda tidak akan secara otomatis dapat melakukan OverClock processor, kecuali kernel dari handphone/tablet Android mendukungnya. Namun dengan melakukan root, Anda dapat melakukan underclock processor atau menurunkan kecepatan processor agar konsumsi baterai lebih irit.

4. Busa Menghapus atau Uninstall Aplikasi Bawaan Android
Pasti banyak sekali pengguna Android yang "risi" melihat beberapa aplikasi bawaan yang engga busa dihapus dan justru membebani kinerja Android karena pemakaian RAM-nya sangat banyak, apalagi bagi pengguna android dengan RAM yang pas-pasan, pasti hal menjadi masalah.

Nah dengan melakukan root, kita dapat melakukan uninstall/menghapus aplikasi-aplikasi bawaan pabrik yang tidak digunakan dan hanya memenuhi memori telepon. Namun, sebaiknya kamu lihat-lihat dulu di internet atau bertanya sama teman, aplikasi mana saja yang aman untuk dihapus. karena kalo salah hapus bisa saja menyebabkan android tidak berjalan semestinya, contohnya kalo menghapus aplikasi Play Store ya jelas engga bisa download aplikasi dari Play Store lagi.

Kesimpulan

Fungsi Root Android secara garis besar adalah untuk mendapat akses/kontrol "penuh" terhadap Android kita, Dengan "kontrol penuh" tersebut bisa membuat terjadinya dua kemungkinan yaitu
  1. Sangat membantu/berguan. membuat lebih stabil, irit batterai, bisa backup restore data untuk memudahkan saat ganti hp, dll
  2. Justru membuat Android tidak bekerja semestinya, beberapa aplikasi rusak, Bootlop, atau bahkan membuat android mati. (hal ini tidak akan terjadi jika melakukan sesuatu secara hati-hati dan usahakan melihat tutorial-tutorial yang tersebar di internet)
Kedua kemuangkinan diaatas bisa saja terjadi, maka tinggal kamu sendirilah yang menentukannya. namun jika kamu masih merasa puas atau cukup dengan kemampuan serta fasilitas Android kamu, maka proses root sebaiknya tidak usah dilakukan, kecuali alasannya adalah karena ingin tau, ingin bisa.


0 Tanggapan "Pengertian Dan Fungsi Root Pada Android"

Posting Komentar

Gimana sob pendapatnya tentang postingan di atas?
Kasih komentarnya ya :)